Pesugihan di Lereng Merapi
Menurut
Jurukunci Watu Gunung, gundukan tanah itu bukan kuburan manusia,
melainkan gajah tunggangan Kerincing Wesi saat menjaga Gunung Merapi. Konon,
Kerincing Wesi berubah menjadi raksasa setelah makan telur naga Kiai
Jagad, lantas ditugaskan menjaga Gunung Merapi. Untuk menjalankan tugas,
ia menerima seekor gajah dari Panembahan Senopati. Ketika gajah itu
mati, Kerincing Wesi menguburkannya di lereng Merapi.
Pada
malam-malam tertentu, sering terdengar lenguhan gajah. Malah, ada warga
yang mengaku melihat binatang itu melintas. Bagi peziarah, apa atau
siapa yang berada di dalam kuburan itu, tidak menjadi masalah. Yang
penting, tempat itu mempunyai kekuatan gaib yang menjanjikan perubahan
nasib.
Tags: Pesugihan di Gunung Kemukus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.